Sejarah Desa Sawan
08 Oktober 2018 10:46:27 WITA
Menurut dari beberapa informan bahwa Desa Sawan pada waktu silam pernah dihuni oleh penduduk yang daerahnya disebut daerah pekarangan.
Pada suatu saat daerah pekarangan tidak betah tinggal di Desa Sawan saat ini, karena ditimpa wabah penyakit yaitu sejenis penyakit gatal-gatal.
Kemudian datanglah Jero Dukuh yang selanjutnya mengadakan perundingan dengan Jero Dukuh Putra Gunung Raung yang menganggap Desa Sawan
seolah-olah sebagai muara pertemuan dari Desa Bebetin dan Desa Menyali sehinga menyebut Desa Sawan dengan nama Desa Sari Serodan.
Pada suatu masa datang ke desa tersebut I Gusti Ngurah Panji Sakti menjumpai Jero Dukuh, selanjutnya berhenti di areal Pura Gubung Raung (Pura Batu Bolong).
Dalam pertemuan tersebut I Gusti Ngurah Panji Sakti tidak menyetujui nama Sari Serodan, sebab setelah beliau melakukan surve disekeliling desa ini,
Beliau menemukan kerangka manusia di areal Pura Desa yang ada sekarang ini, di Areal Banjar Muniara dan di areal Desa Pakarangan (disekitar Pura Batu Bolong),
karena itu nama Desa Sari Serodan diganti denagan nama Desa Sawan yang berasal dari kata “sawa” ( kerangka manusia) (Sutedja, dkk,1988-1989:2).
Di Pura Batu Bolong terdapat batu-batu besar yang merupakan peningalan purbakala.
Dimana batu-batu besar tersebut keluar air yang menurut informasi bahwa air tersebut bersumber dari sebuah batu bolongyang berada di bawah batu-batu besar tersebut.
Menurut kepercayaan masyarakat setempat bahwa tempat tersebut merupakan tempat memohon keselamatan bagi orang yang sedang sakit supaya cepat sembuh.
Batu–batu tersebut digunakan sebagai alas pembuat ramuan obat-obatan bagi mereka yang sedang sakit (Sutedja, dkk,1988-1989:3-5).
Letak Geografis Desa Sawan
Desa Sawan terletak di Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Provensi Bali dengan luas daerah 2.978.400 Ha. Batas wilayah Desa Pakraman Sawan adalah:
- Di Sebelah Utara : Desa Menyali
- Di Sebelah Selatan : Desa Bebetin
- Di Sebelah Barat : Sungai Sutaji
- Di Sebelah Timur : Sungai Bila
Desa PakramanSawan terdiri atas tiga Banjar Dinas yakni Banjar Dinas Brahmana, Banjar Dinas Kanginan dan Banjar Dinas Kawanan.
Ketiga banjar tersebut sampai sekarang masih terjalin hubunagan yang sangat erat dan selalu mengutamakan musyawarah sebagai dasar untuk mengambil keputusan yang mufakat.
Letak geografis Desa Pakraman Sawan dari permukaan laut ± 500 Meter. Dimana keadaan curah hujan di Desa PakramanSawan sekitar 2000 sampai dengan 3000 mm/thn, dengan suhu udara rata-rata 28ºC dan Desa Pakraman Sawan berada di dataran tinggi.
Jarak antara Desa Pakraman Sawan dengan pusat dari pemerintahan Kecamatan yatiu sekitar ± 9 Km, denagn pusat Pemerintahan Kota Adminitrasi sekitar ± 17 Km,
dengan Ibukota Kabupaten/Kotamadya sekitar ± 17 Km, dengan Ibukota Propensi sekitar ± 90 Km (Monografi Desa PakramanSawan, 2010:1).
Keadaan Alam Desa Pakraman Sawan
Desa PakramanSawan terdiri dari lahan sawah dan lahan kering dimana luas lahan persawahan ± 5,55 Ha, luas lahan kering ± 13,8 Ha.
Lahan kering ini dibagi menjadi tiga lahan yaitu Pekarangan 2,6 Ha, perladangan 5,6 Ha, tegalan 5,6 Ha.
Lahan basah dan lahan kering ini diperunjukan untuk jalan ± 3 Km, sawah dan ladang 225,140 Ha, dan untuk
pembangunan umum 60,42 Ha, pertokoan/perdagangan ± 8,050 Ha, perkantoran ± 0,25 Ha, pasar Desa ± 0,14 Ha (monografi Desa Pakraman Sawan, 2010:1-12).
Keadaan Penduduk Desa Pakraman Sawan
Penduduk merupakan salah satu sumber daya yang modal besar untuk membangun yang pemanfaatanya diusahakan seoptimal mungkin yang bisa dilaksanakan.
Namun jumlah penduduk yang besar yang melebihi daya lingkungan dan tidak disertai dengan peningkatan kualitas akan mendapat mengganggu fungsi lingkungan atau ekosistem.
Berdasarkan data monografi Desa Pakraman Sawan penduduk tahun 2010 jumblah penduduk di Desa Pakraman Sawan yaitu 2.227 orang yang terdiri dari 1.150 orang yang berjenis kelamin laki-laki, 1.077 orang yang berkelamin perempuan dan terdiri atas 691 K.K. Dimana keseluruhan penduduk Desa PakramanSawan tersebut merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
Tabel 1.
No |
Penduduk |
jumlah |
1 |
Laki-laki/pria |
1.150 orang |
2 |
Perempuan/wanita |
1.077 orang |
|
Jumlah |
2.227 orang |
Data monografi Desa PakramanSawan 2010
Agama Masyarakat Desa Pakraman Sawan
Masyarakat Desa Pakraman Sawan semuanya memiliki agama yang diakui oleh Negara Repubik Indonesia yaitu mempunyai keyakinan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Agama yang dianut oleh penduduk Desa PakramanSawan agama Hindu dan Islam. Dimana penduduk yang menganut agama Hindu sebanyak 2.193 orang dan yang mengaut agama Islam sebanyak 34 orang.
Sedangkan agama lain seperti Kristen dan Budha tidak terdapat di Desa Pakraman Sawan.
Di Desa Pakraman Sawan biarpun masyarakatnya ada yang memeluk agama lain disini mereka saling bertoleransi antara pemeluk agama yang satu dengan yang lain masih sangat harmonis dan terjaga.
Tempat suci yang ada di Desa Pakraman Sawan ini hanya terdapat 6 (enam) buah Pura yaitu Pura Puseh, Pura Dalem, Pura Kangin, Pura Penataran Pande/Pura Taman, Pura Ibu, dan Pura Prajapati,
sedangkan tempat suci untuk agama lain (Islam) di Desa Pakraman Sawan belum tersedia (monografi Desa PakramanSawan, 2010:7).
Pendidikan Masyarakat di Desa Pakraman Sawan
Pada sub sketor pendidikan terlihat bahwa semua anak-anak usia sekolah mendapatkan pendidikan sesuai dengan tingkat umurnya.
Penduduk Desa Pakraman Sawan sampai sekarang masih banyak didomisili oleh jumlah tamatan Sekolah Dasar (SD), sedangkan tamatan SMP dan SMA masih berada diurutan kedua setelah tamatan SD,
sedangkan tamatan sarjana atau perguruan tinggi sangatlah minim di Desa Pakraman Sawan. Lebih lanjut keadaan pendidikan yang ada di Desa PakramanSawan seperti yang terlihat dalam tabel di bawah ini:
Tabel 2.
No |
Pendidikan |
Jumlah |
1 |
Tamatan Kanak-kanak |
24 orang |
2 |
Tamat SD |
70 orang |
3 |
Tamatan SMP/SLTA |
31 orang |
4 |
Tamatan SMA/SLTA |
29 orang |
5 |
Akademi/D1-D3 |
6 orang |
6 |
Sarjana (S1-S3) |
2 orang |
|
Jumlah |
162 orang |
Data dari monografi Desa Pakraman Sawan 2010.
Pendidikan di Desa PakramanSawan sudah didukung dengan sarana-prasarana yang memadai misalnya gedung untuk taman kanak-kanak terdapat satu buah gedung, gedung untuk sekolah dasar terdapat dua gedung yang masing-masing terdapat di Banjar Kanginan dan di Banjar Kawanan, gedung untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) terdapat satu gedung, dan gedung untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) terdapat satu gedung.
Masing-masing gedung tersebut ada yang berasal dari pemerintah/negeri dan swasta.
Gedung yang dimilik pemerintah/negeri diantaranya yaitu gedung SD dan SMP sedangakan gedung taman kanak-kanak dan gedung SMA milik swasta.
Di samping gedung-gedung yang mendukung sarana-prasarana untuk pendidikan yang ada di Desa PakramanSawan adapun sarana-sarana olahraga yang terdapat di Desa Pakraman Sawan
misalanya lapangan sepak bola, basket, volly, bulu tangkis, tenis, dan atletis ini masing-masing satu buah dan lapangan tenis meja dua buah (Monografi Desa Pakraman Sawan,2010: 8-9).
Mata Pencarian Penduduk Desa Pakraman Sawan
Mata pencarian masyarakat Desa PakramanSawan banyak didomisili oleh para petani dan pedagang.
Keadaan ini terkait dengan keberadaan yang didukung oleh irigasi yang terdapat di Desa PakramanSawan
yang sangat baik dan sebagian masyarakatnya pedagang karena di Desa PakramanSawan terdapat 79 buah industri kecil (pande besi dan pande gong).
Sehinga aktifitas masyarakat di Desa PakramanSawan sebagai pedagang menduduki peringakat kedua setalah petani dan peringakat ke tiga dan ke
empat diduduki oleh karyawan swasta dan pegawai negeri sipil seperti yang terlihat pada tabel di bawah ini:
Tabel 3.
No |
Mata Pencarian |
Jumlah |
1 |
Pegawai Negeri Sipil |
92 orang |
2 |
ABRI |
10 orang |
3 |
Karyawan Swasta |
237 orang |
4 |
Wiraswasta/Pedagang |
254 orang |
5 |
Petani |
281 orang |
6 |
Pertukangan |
45 orang |
7 |
Buruh tani |
10 orang |
8 |
Pensiunan |
8 orang |
9 |
Pemulung |
2 orang |
10 |
Dokter |
1 orang |
|
Jumlah |
940 orang |
Data dari monografi Desa PakramanSawan 2010
Masyarakat Desa PakramanSawan tidak ada yang melakukan aktifitasnya atau mata pencariannya sebagai nelayan karena keberadaan Desa PakramanSawan sangat jauh dengan laut dan tidak ada sungai-sungai besar disekitarnya.
Struktur Pemerintahan Desa Pakraman Sawan
Desa Pakraman Sawan adalah sebagai salah satu Desa pemerintahan atau Desa Dinas secara langsung berada dibawah pemerintahan kecamatan,
bahkan dapat dipandang sebagai penyambung tangan dari pemerintahan kecamatan atau pemimpin formal desa-desa yang dapat memegang peranan penting dalam berhubungan dengan Dinas luar, yang dipercayakan untuk mewakili masyarakat desa begitu pula sebaliknya. Desa Pakraman Sawan menggenal dulisme pemerintahan yaitu Pemerintahan Desa Dinas dan pemerintahan Desa Adat/Pakraman.
Namun keduanya tetap berkerja sama dalam bentuk koordinasi dengan demikian tercegahlah timbulnya komplik sosial baik pada tingkat atas
maupun bawahan terutama dalam mengadapi atau menangani bidang tertentu yang menjadi tanggung jawab mereka sebab bagaimana pun juga keduanya
memiliki tanggung jawab yang sama yaitu mewujudkan masyarakat yang sejahtera aman dan damai lewat penataan yang kehidupan dan agama.
Dalam hal ini yang menjadi tanggung jawab bersama yaitu tanggung jawab pemerintahan, dalam pembangunan sosial lainnya seperti pembangunan jalan, sekolah, balai
masyarakat atau pengobatan serta pebangunan perekonomian lainnya.
Desa PakramanSawan yang secara langsung berada di bawah pemerintahan Kecamatan Sawan
terdiri atas tiga banjar dinas/dusun diantaranya: Banjar Dinas Brahmana, Banjar Dinas Kanginan dan Banjar Dinas Kawanan dan
tiga banjar adat diantaranya: Banjar Adat Brahmana, Banjar Adat Kanginan dan Banjar Adat Kawanan. (Profil Desa PakramanSawan, 2010:3).
Layanan Mandiri
Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.
Masukkan NIK dan PIN!
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- HUT KOTA SINGARAJA KE 421
- KEGIATAN POSYANDU
- SELAMAT ATAS PELANTIKAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI PERIODE 2025-2030
- PEMBUATAN TULISAN SELAMAT DATANG DIDESA WISATA
- PATUNG SELAMAT DATANG DENGAN TEMA ICONIK CIRI KHAS DESA SAWAN GAMELAN ( GONG )
- RAPAT PENYAMPAIN DAN PEMBAHASAN RANCANGAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA ( APBDesa )
- SELAMAT HARI RAYA NATAL 2024 dan TAHUN BARU 2025